Kesehatan

Senam Lantai : Pengertian, Macam-Macam, Sejarah Dan Manfaatnya

WOMENTRUTHSenam lantai merupakan jenis olahraga yang mudah dan bisa dilakukan dimana saja. Kamu bisa melakukan olahraga ini di rumah tanpa harus keluar. Olahraga ini terdiri dari berbagai jenis, ada yang membutuhkan alat bantu, ada juga yang tidak membutuhkan alat bantu.

Senam dilakukan untuk melatih kelenturan tubuh serta membentuk tubuh menjadi lebih ideal. Selain itu olahraga ini juga sangat efektif untuk memelihara kesehatan tubuh secara optimal. Melakukan olahraga secara rutin membantu kamu mengontrol stress dan juga produktivitas.

Pengertian, Sejarah, Dan Manfaat Senam Lantai

Senam lantai adalah jenis latihan yang umumnya menggunakan matras. Olahraga ini melibatkan berbagai gerakan seperti lompat, berguling, berputar di udara, menumpu badan dengan menggunakan kaki dan tangan, menjaga sikap seimbang dan lain sebagainya.

Gerakan senam bisa disesuaikan dengan kemampuan dan bisa dilakukan secara bertahap. Olahraga ini seringkali disebut juga dengan latihan bebas karena bisa dilakukan tanpa menggunakan peralatan khusus.

Jenis olahraga ini dilakukan untuk meningkatkan fungsi tubuh pada berbagai aspek, seperti keseimbangan, kelenturan, kekuatan dan pelemasan.

Senam lantai diketahui sudah ada sejak zaman Yunani Kuno. Awalnya pada tahun 1776 Johan Christian Fedrich Gathmuts membuat gerakan senam yang dikenal dengan nama Gymnastics Furfie Jugend.

Mulai dari tahun ini jugalah olahraga senam mulai dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan di sekolah. Berkat jasanya, Gathmuts dinobatkan sebagai bapak senam dunia yang namanya sudah terkenal di kalangan internasional.

Di Indonesia, senam mulai berkembang pada tahun 1963. Sebelumnya Indonesia cuma hanya mengenal senam yang diajarkan oleh penjajah Jepang yang dikenal dengan nama Taiso. Seiring perkembangan zaman, senam mulai dikenalkan ke masyarakat secara lebih luas.

Pada tahun 1977, dosen di Sekolah Tinggi Olahraga berhasil menciptakan gerakan senam yang disebut dengan Senam Pagi Indonesia. Olahraga ini menggabungkan gerakan Taiso yang sebelumnya telah dipelajari dengan jurus pencak silat.

Gerak-gerakan tersebut terus dikembangkan sehingga saat ini dikenal sebagai senam SKJ. Olahraga ini sangat populer dikalangan masyarakat karena bisa menjangkau semua kalangan. Adapun beberapa manfaat yang diberikan dari olahraga senam adalah sebagai berikut.

1. Membentuk tubuh lebih ideal

Melakukan senam secara rutin bisa membantu kamu untuk membentuk tubuh menjadi lebih ideal. Senam merupakan jenis olahraga yang mudah dilakukan dan memiliki banyak manfaat.

Gerakan sederhana yang dilakukan mampu membakar lemak dan melatih ketangkasan kamu secara optimal. Kamu bisa melakukan beberapa gerakan senam di rumah dengan mudah.

2. Otot menjadi lebih kencang

Gerakan senam akan membantu kamu membentuk otot menjadi lebih kencang. Kamu perlu melakukan latihan rutin minimal 3x dalam seminggu untuk dapat mengencangkan otot.

3. Menjaga kesehatan tubuh

Saat berolahraga, tubuh seringkali mengeluarkan keringat. Kondisi ini membuktikan bahwa tubuh kamu sedang bekerja dan mengalami sirkulasi pertumbuhan yang bagus.

Dengan melakukan olahraga secara rutin kamu bisa meningkatkan daya tahan tubuh secara lebih optimal.

Hal tersebut tentu akan berbanding lurus dengan kesehatan tubuh. Dengan begitu tubuh tidak mudah terserang berbagai macam penyakit dan bisa tetap sehat.

4. Mengoptimalkan kebugaran tubuh

Melakukan senam secara rutin membuat tubuh kamu terasa lebih segar dan bugar. Hal tersebut tentu akan mendukung kamu bisa tetap fit dan segar dalam menjalani aktivitas harian.

Dengan melakukan olahraga secara rutin, tubuh tidak akan mudah mengalami lemah atau lesu dan penampilan kamu pun akan terlihat lebih bagus dan segar.

Macam-Macam Senam Lantai

Terdapat beberapa macam gerakan senam lantai yang bisa kamu terapkan dengan mudah. Kamu bisa melakukan jenis olahraga ini dimana saja, namun dibutuhkan alas berupa matras untuk menghindari resiko terjadinya kecelakaan saat melakukan gerakan.

Sebaiknya kamu melakukan gerakan senam dalam kondisi yang prima agar tidak mengalami kram otot dan kendala lainnya. Berikut beberapa macam gerakan senam yang bisa kamu coba.

1. Kayang

Gerakan senam ini memposisikan kedua tangan dan kaki yang bertumpu pada matras dengan posisi terbalik. Kemudian kamu bisa meregangkan pinggul dan perut agar terangkat ke atas.

Gerakan ini bermanfaat untuk melatih tubuh agar bisa lebih lentur, apalagi untuk bagian bahu. Berikut cara melakukan kayang.

  • Kamu bisa menerapkan gerakan ini dari posisi berdiri gerak kemudian regangkan kaki sedikit.
  • Ayunkan kedua tangan ke bagian belakang hingga menyentuh permukaan. Biarkan tubuh kamu melenting ke belakang terasa ketarik.
  • Untuk menghindari cedera, kamu bisa melakukannya secara bertahap dengan bantuan tembok. Sering melakukan latihan ini akan membuat tubuh kamu menjadi lebih lentur dan nyaman.

2. Handstand

Gerakan yang satu ini tidak jauh berbeda dengan headstand namun kamu menitikberatkan kekuatan di bagian tangan bukan kepala.

Kamu harus berhati-hati saat melakukannya. Gerakan ini mampu melatih keseimbangan tubuh jika dilakukan secara rutin. Berikut caranya.

  • Gerakan ini bisa kamu awali dari posisi berdiri tegak dengan salah satu kaki berada di depan.
  • Luruskan tangan ke atas dengan posisi telapak tangan terbuka kemudian letakkan telapak tangan dan bertumpu di matras.
  • Bungkukkan badan ke bagian depan dan jaga kedua tangan tetap lurus kemudian ayunkan kaki ke belakang.
  • Lakukan satu persatu untuk kedua kaki dan rapatkan sehingga membentuk garis vertikal antara badan, lengan dan kedua kaki lurus ke atas.
  • Bagi pemula kamu bisa bertumpu pada tembok agar kaki dan badan dapat berdiri tegak.
  • Pertahankan sikap tersebut dalam beberapa menit. Setelah beberapa menit perlahan turunkan kaki dan kembali ke posisi berdiri tegak.

3. Gerakan Headstand

Gerakan ini memiliki tingkat kesulitan yang cukup tinggi, sehingga kamu membutuhkan latihan untuk bisa melakukannya.

Meskipun cukup sulit, nyatanya gerakan senam yang satu ini sangat populer dan banyak disukai orang. Simak cara melakukannya sebagai berikut.

  • Berdiri tegak dengan posisi kedua kaki rapat serta luruskan lengan di samping badan. Jaga pandangan agar tetap menghadap ke depan.
  • Bungkukkan badan ke arah depan dan letakkan kedua telapak tangan di matras.
  • Letakkan dahi pada matras diantara kedua tangan. Lekuk tangan untuk menutupi bagian dahi hingga membentuk segitiga sama sisi.
  • Angkat pinggul secara perlahan dan naikkan kaki hingga membentuk garis lurus.
  • Luruskan kaki ke atas dan tahan posisi tersebut dalam beberapa menit.

4. Sikap Lilin

Gerakan senam yang paling mudah dan umum dilakukan adalah sikap lilin. Gerakan ini mampu melatih kelenturan dan keseimbangan tubuh. Gerakan ini bisa diawali dengan posisi tidur sehingga lebih nyaman dilakukan.

Kamu perlu mengumpulkan tenaga pada bagian punggung ke atas sehingga bisa menahan pinggul agar tetap seimbang. Gerakan ini dilakukan untuk melatih ketenangan dan keseimbangan. Cara menerapkan gerakan lilin yang benar sebagai berikut.

  • Posisikan tubuh tidur terlentang dengan posisi kedua kaki lurus dan rapat.
  • Luruskan kedua tangan dan letakkan di samping tubuh kanan dan kiri.
  • Luruskan pandangan kamu ke atas kemudian angkat kaki dan pinggul ke atas. Gunakan kedua tangan untuk mendorong kaki ke bagian atas.
  • Saat didorong ke atas, kaki harus tetap rapat dan tangan membentuk siku. Pastikan kaki dan pinggul dalam keadaan lurus.
  • Cobalah untuk menjaga keseimbangan dan meluruskan kaki ke atas dan tahan beberapa menit.
  • Setelah itu turunkan kaki secara perlahan agar tidak mengalami cedera.

5. Roll Depan

Gerakan yang satu ini memiliki konsep yang cukup sederhana yaitu bergulir ke bagian depan dengan menggunakan tengkuk. Kamu perlu melipat tubuh dengan baik agar bisa berguling ke depan secara mulus.

Roll depan bisa dilakukan dengan dua cara sikap awal yang berbeda, yaitu dari posisi jongkok maupun berdiri. Berikut cara melakukan roll depan.

  • Mulailah dari posisi jongkok atau berdiri, sesuaikan dengan kenyamanan kamu masing-masing.
  • Letakkan lutut pada bagian data kemudian tumpuk tangan diujung kaki dengan jarak kira-kira 40 cm.
  • Bengkokkan kedua tangan kemudian letakkan pundak kamu ke bawah hingga menempel ke matras.
  • Tundukkan kepada dan lipat sampai ke dada.
  • Lanjutkan dengan mengangkat kaki dan berguling ke arah depan hingga panggul menyentuh bagian matras.
  • Posisikan tangan tetap di kedua sisi hingga kembali ke posisi jongkok.

Alat Untuk Senam Lantai

Umumnya senam lantai memang tidak membutuhkan alat khusus untuk latihannya, namun beberapa gerakan yang lebih kompleks membutuhkan alat bantu.

Beberapa alat digunakan untuk menjaga gerakan agar tetap stabil dan bermanfaat. Berikut beberapa alat yang dibutuhkan.

1. Matras

Matras merupakan alat yang paling dibutuhkan untuk senam agar badan kamu tidak sakit ketika bersentuhan langsung dengan lantai.

Pilihlah matras yang memiliki ketebalan sesuai dan empuk. Hal tersebut penting dilakukan untuk mengurangi resiko cedera saat berolahraga.

2. Palang Sejajar

Alat ini digunakan untuk melatih otot tangan dan lengan agar lebih kuat dan kencang. Kamu bisa mengayunkan lengan hingga bahu dan bertumpu pada benda tersebut untuk latihan. Alat ini memiliki panjang sekitar 330 cm, tinggi 175 cm dan lebar 40-50 cm.

3. Gelang-Gelang

Ini merupakan benda berbentuk gelang 2 lingkaran yang memiliki ukuran cukup besar. Benda ini digunakan untuk senam yang melatih kelenturan dan juga keseimbangan. Kamu bisa bergelantung pada gelang yang sudah dihubungkan dengan tali.

Gerakan yang biasa dilakukan adalah bertumpu dan mengayun. Selain itu kamu juga bisa menerapkan gerakan naik turun untuk memperkuat otot tangan.

Gelang ini biasanya memiliki tinggi sekitat 2,8 – 3 meter dengan diameter 18 cm. Jarang antara gelang biasanya sekitar 50 cm.

4. Lantai (Floor Exercise)

Sesuai dengan namanya, lantai merupakan media yang kamu perlukan untuk melakukan berbagai gerakan. Kamu bisa menggunakan lantai yang terdapat dimana saja yang penting nyaman untuk berolahraga.

Usahakan untuk memilih lantai dengan permukaan datar yang mulus dan tidak licin. Hal tersebut dibutuhkan agar kamu tidak terpeleset dan bisa berolahraga dengan nyaman.

5. Palang Tunggal

Alat ini bisa digunakan untuk berbagai gerakan senam yang lebih menantang. Kamu bisa mengatur ketinggian palang sesuai dengan kebutuhan dan gerakan yang ingin dilatih.

Selain digunakan untuk gerakan sederhana, alat ini juga bisa digunakan untuk menerapkan berbagai gerakan rumit seperti pull over, run under single dan lain sebagainya.

6. Kuda-Kuda Lompat

Bentuk alat ini terlihat seperti kuda pelana namun berbeda sedikit. Alat ini memiliki panjang sekitar 1,2 meter dengan tinggi sekitar 1,35 meter.

7. Kuda-Kuda Pelana

Alat ini mirip dengan punggung kuda dan biasa digunakan untuk latihan senam. Alat ini biasanya digunakan untuk gerakan melompat. Kamu bisa melatih ketangkasan dengan menggunakan alat ini. Cobalah untuk melompat tanpa mengenai dudukan alat tersebut.

Memperhatikan gerakan senam lantai dengan baik membuat latihan bisa berjalan secara lebih optimal dan mengurangi resiko cedera yang mungkin dialami. Melakukan senam secara rutin dan menjaga pola makan yang seimbang, mampu meningkatkan kualitas hidup lebih baik.

artikel lain : Cara Menghilangkan Jerawat Dan Bekasnya Secara Efektif

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *